8 Fakta Penting tentang Seks dan Kehamilan

Mendengar kata ‘seks’ tentu saja secara otomatis dalam pemikiran kebanyakan dari kita adalah hal-hal yang berbau ‘porno’ atau berbagai macam hal yang dapat menimbulkan syahwat. Bahkan, pelajaran terkait ‘seks’ ini masih tergolong tabu untuk dibicarakan dalam sebuah forum pembelajaran secara terbuka dan jelas, misal pada anak usia remaja (tentu tidak pada sembarang waktu).

Untuk ukuran seorang pelajar atau siswa misalnya, pengetahuan seputar seks dan kehamilan ini bisa jadi diperlukan dalam menghadapi kebiasaan hidup pada zaman ini. Lalu akibat ketidak jelasan informasi mengenai seks inilah yang kemudian memunculkan berbagai macam informasi yang tidak benar.

Dibawah ini adalah beberapa fakta seputar seks dan kehamilan yang perlu untuk anda ketahui dan juga kembali meneliti kebenarannya:

  • Hamil pada saat pertama kali melakukan Hubungan Intim

Tidak sedikit yang beranggapan bahwa hubungan seks pertama kali tidak terjadi yang namanya kehamilan. Anggapan seperti ini adalah tidak benar, karena faktanya seorang lelaki bahkan dapat mengamili wanita saat pertama kali melakukan hubungan intim. Pada saat ovulasi seorang wanita (pelepasan sel telur yang terjadi sebelum menstruasi) adalah kondisi dimana kehamilan bisa sangat mungkin terjadi ketika ada sperma yang masuk ke dalam rahim walaupun hanya sedikit.

  • Tidak akan Hamil jika pasangan belum ejakulasi

Beberapa orang berpendapat ketika berhubungan kemudian sebelum ejakulasi ia mencabut mr p dan miss v maka tidak akan terjadi kehamilan, anggapan semacam ini adalah tidak benar sama sekali, karena yang terjadi adalah ketika seorang pria ejakulasi bahwa sebenarnya sudah ada sel sperma yang masuk ke dalam bersamaan dengan cairan pre-ejakulasi, 1 sel sperma ini bahkan mampu untuk membuahi sel telur, jadi kemungkinan untuk terjadi kehamilan tentu saja ada, jadi ejakulasi diluar tidak benar sepenuhnya adalah sebuah tindakan pencegahan kehamilan ya

Fakta Seks dan Kehamilan

8 Fakta Penting tentang Seks dan Kehamilan

  • Saat Menstruasi berhubungan juga memungkinan kehamilan

Perlu untuk anda ketahui bahwa sel sperma dapat bertahan bahkan hingga satu hari setelah berhubungan, jadi fakta bahwa seorang wanita bisa hamil kapan saja masih mungkin meskipun anda berhubungan pada saat menstruasi terjadi dikarenakan ya itu tadi, ketika sperma sudah masuk di dalam tubuh wanita maka ia akan tetap bertahan di dalam tubuhnya sehingga ketika masa mens selesai sel sperma yang masih berada di dalam itulah yang bisa saja menyebabkan pembuahan sehingga terjadilah yang namanya kehamilan.

  • Posisi berhubungan bisa mencegah terjadinya kehamilan

Ada banyak sekali jenis Posisi Berhubungan, beberapa dipercaya dapat mempercepat kehamilan dan beberapa yang lain bahkan dipercaya dapat mencegah terjadinya kehamilan, seperti anggapan bahwa posisi berhubungan seks dengan duduk atau berdiri atau dengan cara melompat-lompat setelah berhubungan dapat mencegah terjadinya kehamilan. Fakta yang terjadi, posisi berhubungan sebenarnya tidak berpengaruh pada sebuah tindakan pencegahan kehamilan, dalam posisi apapun kehamilan bisa saja terjadi kecuali jika anda berhubungan dengan menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom atau yang lain.

Baca juga: 5 Tips Posisi Seks Terbaik untuk Program Hamil

  • Seks Oral dapat menyebabkan kehamilan

Jika anda pernah mendengar bahwa seks oral dapat menyebabkan kehamilan, maka informasi tersebut adalah seratus persen salah. Karena faktanya wanita tidak dapat hamil dengan cara ini walaupun ia menelan sperma dalam jumlah banyak. Bahkan kemungkinan buruk lainnya justru anda akan tertular penyakit, seperti penyakit gonorea, klamidia dan herpes.

  • Alat kontrasepsi alternatif bisa mencegah kehamilan

Beberapa orang menggunakan plastik sebagai pengganti dari kondom, hal ini dilakukan semata-mata untuk mencegah terjadinya kehamilan. Percayalah bahwa selain kondom, plastik saja tidak akan dapat, mendapatkan kondom pun sekarang tergolong lebih mudah, anda bisa mendapatkannya di apotek atau toko.

  • Kondom dicuci untuk dipakai ulang

Adanya informasi bahwa dengan mencuci, kondom yang sudah pernah digunakan dapat dipakai kembali dan tetap aman. Jangan percaya informasi semacam ini meskipun anda mencoba berbagai cara untuk mencuci dengan bersih sekalipun. Gesekan yang terjadi pada alat kontrasepsi lentur ini dapat membuat lapisan pelindungnya tidak lagi bermanfaat untuk pencegahan kehamilan, jadi buang yang telah terpakai dan gunakan kondom yang baru untuk berhubungan seks dengan aman.

  • Kehamilan bisa saja terjadi walau hanya sekali berhubungan

Tidak jauh dengan point yang pertama diatas, berhubungan intim walaupun hanya satu kali saja itu dapat menyebabkan kehamilan, karena untuk pembuahan hanya diperlukan 1 sel sperma saja sedangkan dalam sekali hubungan ada ribuan bahkan jutaan sel yang masuk ke dalam tubuh wanita. Jadi tidak benar jika anda pernah mendengar informasi bahwa berhubungan sekali saja tidak akan menimbulkan terjadinya kehamilan.