Penggunaan Penilaian Portofolio dalam Pembelajaran Matematika

Dear sobat … Setelah kemarin membahas tentang Apa itu Portofolio dan Efektivitas Penilaian Portofolio dalam Peningkatan hasi belajar siswa, kini kita akan membahasnya lebih spesifik dalam matematika.

Penggunaan Penilaian Portofolio dalam Pembelajaran Matematika

Penggunaan portofolio dalam penilaian proses dan hasil belajar matematika dapat terfokus pada proses belajar mengajar dan memberikan informasi tentang kelebihan dan kekurangan siswa. Portofolio dapat digambarkan sebagai perkembangan berkelanjutan

siswa untuk menunjukkan perubahan diri siswa sejak awal sampai akhir dalam satu periode tertentu. Portofolio dapat memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk menelaah kesesuaian pekerjaan dengan tujuan pembelajaran. Portofolio mampu merefleksikan perubahan penting dalam proses kemampuan intelektual siswa dari waktu ke waktu. Dalam penilaian portofolio siswa memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk menilai diri sendiri dari waktu ke waktu, serta akan memberikan gambaran kemajuan-kemajuan yang dicapai terhadap proses bagaimana siswa memperoleh dan membangun pengetahuannya terhadap matematika yang dipelajari. Penggunaan Penilaian Portofolio dalam Pembelajaran Matematika

Pengetahuan tidak datang dan masuk ke dalam benak siswa seperti hujan turun dan meresap ke dalam tanah. Untuk memperoleh pengetahuan, siswa harus ‘berjuang’ dengan mencerna informasi yang datang dari guru, informasi dari media cetak (bahan tertulis), informasi yang terkandung di dalam benda-benda yang dijumpainya, dan sebagainya. Oleh karena itu, untuk memperoleh pengetahuan, siswa harus ‘aktif’, atau ‘belajar secara aktif’. Untuk itu, dalam kelas yang ideal, siswa harus melakukan ‘penyelidikan’ memecahkan masalah, mengeksplorasi gagasan-gagasan dengan menggunakan benda-benda konkret, menggunakan media pembelajaran, mengerjakan hal-hal tersebut secara mandiri dan secara berkelompok, atau dengan bekerja sama dalam kelompok kecil, mengungkapkan gagasan-gagasan baik secara tertulis maupun secara lisan.[1] Pada dasarnya portofolio akan mendokumentasikan pekerjaan-pekerjaan siswa, evaluasi diri siswa, dan catatan-catatan perkembangan siswa.

Dalam Surapranata dan Hatta dikemukakan pula tujuan portofolio dalam penilaian di kelas yaitu:

  1. Menghargai perkembangan yang dialami peserta didik.
  2. Mendokumentasikan proses pembelajaran yang berlangsung.
  3. Memberi perhatian pada prestasi kerja peserta didik yang terbaik.
  4. Merefleksikan kesanggupan mengambil risiko dan melakukan eksperimentasi.
  5. Meningkatkan efektivitas proses pengajaran.
  6. Bertukar informasi dengan orang tua/wali peserta didik dan guru lain.
  7. Membina dan mempercepat pertumbuhan konsep diri positif pada peserta didik.
  8. Meningkatkan kemampuan merefleksikan diri.
  9. Membantu peserta didik dalam merumuskan tujuan. [2]

Penggunaan portofolio dalam pembelajaran matematika akan memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengatur pembelajaran mereka sendiri. Maesuri mengemukakan bahwa dengan portofolio, siswa dapat (1). Mendokumentasikan usaha-usaha mereka, prestasi, dan perkembangannya dalam pengetahuan, keterampilan, ekspresi, dan sikap, (2). Menggunakan gaya pembelajaran yang berbeda, modalitas, dan intelegensi, (3). Menilai pembelajaran mereka dan memutuskan item mana yang terbaik menyatakan prestasi dan perkembangan mereka, dan (4). Memahami dan menyusun  tujuan pembelajaran selanjutnya.[3] Penggunaan Penilaian Portofolio dalam Pembelajaran Matematika



[1] Depdiknas Direktorat Jend. Pendidikan dasar dan menengah umum, Pedoman Pengembangan Portofolio dan Penilaian, www.google.com

[2] Surapranata, S. & Hatta, M. Penilaian Portofolio,Jakarta, PT. Remaja Rosdakarya,

[3]Maesuri. S, Penilaian Performens Dalam Pembelajaran Matematika Dan Contoh Penerapannya, Surabaya, Pusat Pengkajian Pendidikan Sains Dan Matematika Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya, 2002, hal.9